RSS

Archives

Aside

“waah…putihan nih”
“jilbabnya cantik…”
“ini baju yang pesen di itu ya?”
“roknya baguus..beli dimana?”
“tau gak tadi aku liat si itu jalan sama anu lho”

#fenomena

Mumpung Romadhon.
#mulai

“sudah berapa juz hari ini?”
“eh kabarnya si itu kena musibah? Kalau mau bantu gimana?”
“huaaa…bantuin…hafalan gw ga nambah2 nii…!”
“mana? Katanya mau dibantu ngreview tulisan?”
“tadi malem tahajud ga nte?”
“hunting buku yuk!”

#ganti

#ganti

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on August 1, 2013 in Uncategorized

 

Tags:

Aside

# Sebuah luka abadi yang tidak ingin kita goreskan di hati anak-anak kita nanti : divorce.
Mbak Asma.

# Karena misteri tentang SIAPA yang akan menggenapi kita selesai ketika ijab qabul terucap. Tapi misteri tentang BAGAIMANA kita melewati kehidupan bersamanya adalah PR sepanjang hidup yang harus lebih disiapkan.
Kak Nazrul.

# Anak-anak, sebagaimanapun bengalnya mereka, jika sebelumnya terbekali dengan baik dari rumah, di suatu titik mereka akan kembali baik.
Lendonovo.

# Jika mendapati orangtua kita hingga usia lanjut, sungguh mengurus mereka tak seberapa dibanding dulu mereka mengurus kita, hingga seperti sekarang.

# Perasaan seorang orangtua mungkin tak dapat dipahami oleh yang belum menjadi orangtua. Betapa mereka menginginkan segala yang terbaik untuk anak-anaknya. Segalanya.
Pak Guru.

# Jadilah qudwah. Maka kata-katamu akan menjadi tuah. Karena anak-anak adalah pembelajar terbaik terhadap apapun yang mereka indera.

# Selamat mempersiapkan kematian. Yang jauh lebih pasti datangnya dibandingkan menjadi orang tua.

-hanyabeberapacatatan-

CatatanSiang

 
Leave a comment

Posted by on July 11, 2013 in Uncategorized

 
Aside

Hei, hujan,
kalau kau berkenan,
aku titip rindu,
buat rumah.

Jeda,

 
Leave a comment

Posted by on June 21, 2013 in Uncategorized

 
Aside

Ia seperti samudra.
Tidak mampu terselami satu demi satu isinya.
Apa yang ada di palungnya bisa jauh berbeda dengan apa yang nampak di permukaannya.
Namun semuanya rapih dan tak meriakkan prasangka.
Betapa hebatnya ia menyembunyikan begitu banyak hal dalam hidupnya.
Menjadi penjaga rahasia diri dan rahasia saudara yang diamanahkan padanya.

Alangkah indah wajah-wajah para muslimin…
Alangkah indah wajah-wajah para mukminin…

Seperti…

 
Leave a comment

Posted by on June 15, 2013 in Uncategorized

 
Aside

Ia rindukan tenang
Ketika bebatuan itu membuatnya meriak riuh di dangkalan
Tapi ia akan melanjutkan laju berkeloknya
Berjanji menjemput muara saat petang menjelang
Dimana ia kan temui lagi
hapusan jejak hujan bulan Juni.

gesang

 
Leave a comment

Posted by on June 5, 2013 in Uncategorized

 
Aside

Hilang.

Kehilangan.

Dihilangkan.

Menghilangkan.

Hilang.

Sesuatu yang tak dimiliki pasti tak bisa hilang.

Jika tak merasa memiliki pasti tak merasa kehilangan.

Jadi kembalilah ke rasa. Rasa-rasa itu yang harus dihilangkan.

Sehingga mampu menghilangkan kehilangan.

Hingga tak lagi ada yang hilang.

Innalillah. Segala, segala, segala, milik Allah.

…kembali…

 
Leave a comment

Posted by on May 17, 2013 in Uncategorized

 
Aside

Memang orang2 yang memutuskan hidup bersama harus selalu saling cocok?
Terlalu banyak hal untuk dicocok2kan satu sama lain. Dan kita tidak ingin menghabiskan hidup hanya untuk itu, bukan…
Kita hanya butuh saling mengerti dan menerima…
(noted from dioramanya Kak Nazrul, 2013).

Not only for urusan “genap-menggenap” ternyata, notes ini aplikatif untuk siapapun yang saat ini sedang seatap dengan siapapun.
Menerima, dan mengerti.

Apalagi perempuan, yang lebih susah berdamai dengan perasaan.
Ah bukankah perasaan itu hanya sejenis clay yang bisa di-form and reform?

^^

Clay

 
2 Comments

Posted by on May 10, 2013 in Uncategorized