RSS

Monthly Archives: February 2014

Kitakata

Ini dialog. Ini monolog. Ini dialog dalam monolog.

Ini bola putih. Itu bola hijau. Aku memilih bola hijau. Dan kenapa kau perlu penjelasan mengapa aku memilih bola hijau dan bukan bola putih.

Karena bola putih ada dua, katamu. Jadi kita bisa samaan. Bola hijau hanya satu. Dan itu membuatku tak punya pilihan.

Pilihanmu telah membuatku tak punya pilihan, kataku.

Jadi siapa yang akan diberi hak untuk punya pilihan? Tanyamu.

Kita akan menempuh pilihan kita masing-masing saja. Tanpa saling mempengaruhi. Bisakah? Karena pilihan kita berbeda.

Aku akan berusaha.

Pilihan kita telah berbeda sejak awal. Sejak sangat awal.

Bukan berarti akan terus berbeda bukan?

Pertanyaan itu tak terjawab. Masih tak terjawab.

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2014 in Uncategorized