RSS

Catatan Seorang Secret Admirer

19 Sep

Kenang abadi tentang kampus adalah 2 sosok ajaibnya yang tak lekang dimakan zaman : Endah dan Rojer.

Endah, hm, tadi bertemu di jalan, dengan gamis dan kerudung biru, ku klaksonin n ku dadah-dadahin. Dan Endah membalas ramah “eii” sambil melambai tangan. Hihii…
Kangen. Kangen sapaannya “Umi. Eh Umi. salim dulu Umi. Umi kapan lulus? Umi. He Umi”. Maksaaa banget manggilnya.
Endah selalu sesuatu. Baik hati ke para ikhwan, ngajak ngobrol, ngasih buah, maniiiss banget. Tapi galak pol ke para akhwat. Sepertinya hanya para akhwat yang lembut hatinya yang mampu menakhlukkan Endah. Salah seorang sahabat saya berhasil melakukannya. Saya? Waduh. Saya sudah menghindar jauh-jauh ketika dia ingin salaman cipika-cipiki. Meski sering gagal :D. Endahnya gigih sih. Mekso. Meski kabarnya dia pernah ngludahin orang, meski kabarnya sering nyubitin akhwat-akhwat yang dia anggap tepe-tepe ke area ikhwan, meski dia jarang mandi, meski dan meski yang lain, tetap saja Endah itu…incredible.

Endah itu berjilbab lho. Bergamis selalu. Hebat kan. Kamu? Masa kalah siiii…

endah

ini gambar dari sini. Sukakkk bangett sama foto ini.

Endah itu keren. Selalu mengingatkan para akhwat untuk menjaga diri. Jauh-jauh dari area ikhwan. Apalagi sampe ngobrol. Pasti dikata-katain semena-mena. 1 orang yang ditakuti Endah itu Kakek 8. Kabarnya gara-gara pernah disiram sama si Kakek karena ngeludahin akhwat yang lagi ada urusan di marboth. Hihii… sad*s juga.
Endah itu suka menolong. Salah seorang teman dibantu ketika sedang kerepotan membelikan ini itu pesanan saya waktu sedang terkapar beberapa waktu lalu. Endah ikut berjasa! Belum berterimakasih, bedewe.
Endah itu… bunga kampus. Yang ditakuti sama adik-adik angkatan baru. Gara-gara selalu neriakin akhwat-akhwat di alhur. Endah tu gak suka ada akhwat pake jilbab item. Kenapa coba?? Gak tau.
Endah itu… selalu menarik untuk ditulis. Menarik untuk dikenang. Menarik untuk jadi pelajaran.
Semoga Allah merahmatinya.

And the second is Rojer. Rojer itu luarrr biasssa. Jalannya cepet. Suaranya kenceng. Tak pernah terlihat tidak bersemangat. Teman sehari-harinya adalah kotak kecil berisi permen, tisu, xon-C, dan HP buat jualan pulsa. Sering menemukannya berteriak-teriak di seantero kampus. “Pulsa pulsa…permen… tisu…macan (manis cantik) beli pulsa doonk…” atau “xonsi xonsi… lebih baik mencegah daripada mengobati, penyesalan datangnya terakhir kali,”. Dengan langkah cepat dan lebar ia menyusuri kampus, dari berlin-faperta-rektorat-fkh. Pernah kehilangan jejaknya ketika sedang butuh banget pulsa buat nelpon dosen. Ah ini orang. Bersemangat sekaliii… ketika searching di gugel, ternyata beberapa orang memiliki kenangan manis bersamanya. Pasti lebih banyak lagi sebenarnya, cuma ga ditulis aja. Orang ini… serius (meski pembawaannya kelihatan santai), pembelajar, sangat bersemangat. Suka sama Rojer. Suka memperhatikan gayanya yang spontan dan apa adanya. Suka semangatnya yang nular itu. Suka.

#introspeksi.
#belajar lagi, terus, selamanya.

SEMANGATTT!!!

Advertisements
 
3 Comments

Posted by on September 19, 2013 in Uncategorized

 

3 responses to “Catatan Seorang Secret Admirer

  1. novaliantika

    September 26, 2013 at 12:19 PM

    mihihiiii.. rogerr.. endahh.. pak nur (sc).. orang-orang inspiratif nan fenomenal.. miss them a lot!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: