RSS

Monthly Archives: November 2012

Aside

Pada suatu titik tertentu, ya, kita harus benar-benar legowo menerima kekurangan orang lain. Berhenti cerewet, berhenti mengkritik, berhenti diskus. Seperti mereka yang selama ini berlaku begitu kepada kita.
Karena…menderita jika selalu melihat kurangnya orang, bukan begitu bukan. Dan dapat dihitung-hitung sendiri berapa penderitaan yang telah tersebabkan oleh kekurangan kita, yang bahkan fatal mungkin.
Kecuali, tentu, ukurannya adalah jika dengan kekurangan itu syariah terlanggar, atau banyak hati terdzolimi. Timbangan sehat kita yang berlaku.

Selamat. Selamat menerima dia-mereka dengan utuh.

 
Leave a comment

Posted by on November 30, 2012 in Lookinside

 

Tags:

Aside

Mungkin setiap kita akan dihadapkan pada banyak hal, yang menyampaikan kita (kembali) pada kesadaran tentang premis awal : Allah tidak mencipta dengan sia-sia.

Maka, ishbirii ya Ain…
Bersabar hingga menemukan hasil darinya. Bersabar hingga mendapatkan apa yang Allah janjikan. Bersabar dengan kesabaran yang baik…

#catatan kenangan :
Menyiapkan generasi ‘ekseptasi’ 9 persen. Bukan tentang hasil, karena sama sekali tidak berwenang di ranah hasil. Hanya belajar memproses mereka untuk mampu menjadi manfaat di masa datang.

Bahan bakar terakhir : Aku hanya yakin insyaallah hari ini akan menjadi pelajaran berharga..

nine percent

 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2012 in Cerita Kata

 

Tags:

wtjsk

Witing tresno jalaran saka kulino. #lagi

Ya benar. Kali ini mungkin saya bisa menamakan diri saya sebagai jatuh cinta. Apa namanya jika selalu selalu dan selalu kangen? apa namanya jika perhatian totally teralih ketika mendengar suaranya? apa namanya ketika merasa selalu seneng di deketnya? meski kadang gemes. heheh. Yah entah cinta yang jenis mana, tapi saya akan dengan senang hati untuk selalu bilang ini adalah….a little thing called love, untuk cowok satu ini…

lovely Hasan, sedang sakit nun jauh di sana...

Sekarang, bagaimana coba, Anda bayangkan, bagaimana perasaan seorang ibu yang diperintah menghanyutkan anaknya yang masih merah ke sungai? dan sungainya Nil pula. Ada kuda Nilnya mungkin, ada ABC-nya kalo kata Pak Ustadz : aligator, buaya, crocodile. Nah. Iman semacam apa itu? Maha Kuasa Allah yang meneguhkan hati hambaNya.
Sehingga selanjutnya ia pantas mendapatkan kebahagiaan selanjutnya : berjumpa kembali dengan putra tercintanya untuk disusui. Dan hampir-hampir saking gembiranya, sang Ibu mau nyeletuk “Ini anak Saya!” di hadapan Fir’aun. Tapi lagi-lagi Allah meneguhkannya…

Semoga, mampu menjadi layak dan lebih dan lebih layak untuk menerima peneguhan yang seperti itu…

 
Leave a comment

Posted by on November 26, 2012 in Cerita Kata

 
Aside

perjalanan ini terasa amat menyenangkan
karna kau tlah duduk di sampingku kawan
banyak cerita bersama kita saksikan
di tanah subur yang menghampar

*terima kasih, kawan-kawan…

🙂

 
Leave a comment

Posted by on November 22, 2012 in Uncategorized

 
Aside

Witing tresno jalaran soko kulino. Begitu kata pepatah Jawa.

Seperti kata lagu alay-jadulnya Alda : aku tak biasa jika tak ada kau di sisiku…
hihihi.

Jadi, semua ini adalah soal pembiasaan. Biasa sms sampai keseringan dan ketagihan, biasa telpon jadi serasa ada yang kurang jika tidak nelpon, biasa ketemu jadi serasa separuh nafas hilang jika tidak bertemu. 😀

Maka, kesimpulannya,
Yen ora kulino, biso dadi jalaran ilange tresno.
Apa sih yang tidak bisa dilatih dari manusia?
Badan kerempeng bisa jadi berotot karena latihan, yang gemuk bisa kurusan karena latihan, yang ga bisa naik sepeda jadi bisa karena latihan.
Maka, insyaallah begitu juga hati.
Jika ia terbiasa pada taat, maka alarm hatinya otomatis melengking jika ia sedikit saja tidak taat.
Jika ia terbiasa pada maksiat, maka ia tak merasa berdosa dan malu lagi, sehingga ia terbiasa berbuat sesuka hatinya.

Begitu juga dengan perasaan. Perasaan itu menurut saya adalah sejenis clay yang bisa di formed-reformed,
hihi…#apapulak
ia bisa diwarna dengan sepuhan macem-macem seperti yang kita inginkan. Ia hanya satu dari tentara hati.

Jadi sekarang, tergantung, fujuroha au taqwaha yang akan dipilih. Dan kita akan terbiasa di situ.
Dan kamu, kamu, kamu, itu ya, adalah umat pilihan. Maka ya cobalah berkaca bagaimana kualitas diri sebagai umat pilihan (ngomongsamakaca). Bagaimana menyiapkan jawaban ketika nanti ditanya : “apa saja yang kamu kerjakan di organisasimu setahun terakhir?”.
Masa pantaskah jawaban “saya sibuk smsan alay sama ikhwan, saya juga sibuk ngurusin virus yang entah kenapa selalu menyerang saya secara brutal.”

Hhh.
Bagaimana menyelesaikan umat jika belum selesai dengan diri sendiri?
-merenung…

a little thing called….. ****

 
Leave a comment

Posted by on November 19, 2012 in Cerita Kata, Lookinside

 

Tags:

Aside

Kemarin giliran kami,
tapi besok mesti tiba giliranmu.
Kalau saja kau masih mau tahu ucapan terima kasih
terhadap tanah tempatmu selama ini berpijak
hidup dan mengerti makna kemerdekaan

(Sapardi Djoko Damono)

“kemarin giliran kalian, hari ini adalah giliran kami. karena kami tahu mengucap terima kasih kepada tanah tempat kami berpijak hidup dan mengerti makna kemerdekaan. insyaallah”

Sajak November-

 
Leave a comment

Posted by on November 18, 2012 in Lookinside

 

Tags:

Karena kami keluarga

Karena kami adalah keluarga.
Maka kami sedang belajar untuk lebih memahami satu sama lain : kebiasaan-kebiasaannya, gaya-gaya bicaranya, sikap-sikapnya, yang disukai dan tak disukainya, sudut pandang-sudut pandangnya, kelemahannya, kelebihan-kelebihannya, all.
Kami memilih untuk bersama.
Karena dengan bersama, kami lebih mampu untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Bagaimana tidak? Orang-orang baik seperti mereka itulah yang membersamai kami. Kami senantiasa diingatkan dan mengingatkan. Mereka senantiasa berusaha menerapkan sistem terbaik, fleksibel namun berdaya guna, untuk mendidik kami. Respon mereka cepat, pedoman gerak mereka kuat, persaudaraan mereka rekat, dan itu semua membersamai kami dari hari ke hari. Mereka yang selalu memberi kami kesempatan lagi dan lagi. Mereka yang selalu yakin akan kemampuan kami. Mereka yang selalu berusaha memberi yang terbaik untuk kami.

Ya Allah, really really speechless.
Engkau dan hanya Engkau yang mampu membalas amal-amal mereka dengan sebaik-baik balasan…

 
Leave a comment

Posted by on November 12, 2012 in Uncategorized