RSS

Monthly Archives: July 2012

Click

Blog ini adalah blog Masulah Ponpes Al Iffah periode 2011-2012. Beberapa postingan pada blog ini berisi ta’lim Al Iffah. Isi ta’limnya beragam sebenarnya, tapi kebetulan yang sudah diupload adalah yang sesi “Muslimah sebagai Istri Shalihah”. Muslimah sebagai Anak, dan Muslimah sebagai Ibu mungkin suatu saat akan diupload, heheh. Juga materi-materi stadium general-nya yang mengenyangkan dan benar-benar membuka mata akan hakikat ilmu-ilmu, sains terutama.

Menurut pengalaman selama 4 tahun di kampus, sangat-sangat-sangat jarang, bisa dihitung pake jari telunjuk plus jempol bahkan, kita bisa mendapatkan materi-materi seperti ini. Bahkan di halaqoh. Padahal, kebutuhannya sangat urgent. Sangat. Di buku-buku mungkin banyak yang menguraikan senada. Tapi karena yang menyampaikan adalah seseorang yang telah mendalam tak hanya ilmu tapi juga pengalamannya, maka efeknya juga jauh lebih mendalam. Banyak hal-hal prinsip menjadi sebuah ramuan praktis ala-Ustadz yang menjadi menarik ketika beliau sampaikan.

Kenapa segituhnya saya mempromosikan? (terutama bagi Saudari XX nih, soalnya kajian ini dipaparkan di hadapan audien XX. Nah, jika kebetulan ada Saudara XY yang ingin membaca, maka semoga bisa menerapkan pada diri sendiri dan juga disebarluaskan ke seantero dunia).

Khusus tentang postingan “Muslimah sebagai Istri Shalihah”, jujur dilatarbelakangi karena prihatin pada beberapa fakta yang disodorkan langsung di depan mata : Pernikahan yang hanya seumur jagung, nikah-cerai yang bahkan sudah menjadi budaya di Sunda (entah di yang lain, setidaknya di Jawa sepertinya lebih rendah jumlahnya), “puber kedua” (jadi ABG lagi di umur 40-45 tahunan) yang berujung pada perselingkuhan, KDRT, dan masalah-masalah ketidakharmonisan yang lain-lainnya. Yang menyadarkan bahwa memang harus banyak-banyak cari ilmu sebelum melangkah.

Hepi reading.

 
Leave a comment

Posted by on July 18, 2012 in XX

 

Tags:

polo

Terkutub.
Seolah mereka-1 dan mereka-2 itu tak diperkenankan bertemu dan beradu pikir.
Padahal seharusnya seseorang yang tengah berada pada titik-pemahaman itu sadar bahwa dua kutub pun terhubungkan oleh meridian. Menjulur membentang hingga benar-benar menyatu di katulistiwa.
Hingga ada saatnya, dua hal yang telah benar-benar jauh dan bahkan berlawanan, menjadi bertemu. Menjadi menyatu. Menjadi lekat. Menjadi terhubung dengan cara aneh dan tak disangka. Dan pada gilirannya menjadi pembuktian bagi kearifan diri, kemampuan memediasi dua kutub yang selama ini hanya kenal nama.

Karena semua benar-benar tercatat. Awal sampai akhir. Detil.

“Celakalah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Yaitu orang-orang yang mendustakan hari pembalasan”
(83 : 10-11).

Allohumma yassirlana umurona fid dunya wal akhiroh..

 
Leave a comment

Posted by on July 16, 2012 in Lookinside

 

Tags:

66-6

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Recited from QS 66 : 6.

Dibacakan secara ghaibah, sebagai hadiah terindah, dari sang suami yang telah meminang dengan gagah, beberapa saat setelah akad nikah, 8 Juli 2012.

Dan ketika sang suami membacakan At Tahrim ayat enam itu, ia tak kuasa diri. Sempat tertahan beberapa waktu. Padahal, saya ingat sekali, ia baru membaca “Ya ayyuhal ladziina amanu!”. Mungkin hatinya sedang tergetar menyambut seruan Sang Rabbul ‘Izzati.. karena sungguh, seruan ini hanya untuk orang-orang yang beriman..

Dan, perjanjian hari ini, adalah tentang menjaga diri dan keluarga dari api neraka. 24-7. Tanpa henti tanggung jawab itu tertanggungkan. Bukan sebatas jam kerja, bukan sebatas waktu bertatap muka dengan keluarga.

Dan bukan hanya dipertanggungjawabkan di hadapan dosen penguji, atau di hadapan majelis hakim, atau di hadapan sidang mahkamah internasional. Bukan di hadapan manusia yang kadang spekulatif, tak teliti, tak serba tahu, bahkan bisa dimanipulasi. Tapi di hadapan Sang Maha Tahu, Maha Teliti, dengan timbangan yang paling presisi, yang tak akan membuat rugi.

Maka, hati mana yang tidak tergetarkan?

Dan bayangan neraka dengan malaikatnya, apinya, beragam siksaannya, dan diri yang dijadikan bahan bakarnya,,,
Dan harus bertanggung jawab tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga keluarga!

Maka hati mana yang tidak tergetarkan?

Robbi auzi’ni an asykuro ni’matakallatii an’amta ilayya wa’ala walidayya wa an a’mala sholihan tardhohu wa aslih lii fi dzurriyyati…

Barokallahulakuma wa baroka ‘alaikuma wa jama’a bainakuma fii khoir, Mbak Tania Perdana Putri dan suami

 
1 Comment

Posted by on July 9, 2012 in QS

 

Tags:

(Belum) Semua tentangmu,

Karena ketika bertemu denganmu, memandang sekilas rautmu saja sudah mampu mengingatkanku pada banyak hal, banyak kewajiban, banyak amanah, banyak pekerjaan.
Karena ketika berjabat erat denganmu, kurasakan kokohmu mengkoyak-koyak batas-batas kekuatanku, seakan melebarkannya untuk menampung lebih banyak lagi.
Karena ketika berpeluk-erat denganmu, kuhirup wangi semangat yang tak pernah mati kau pancar.
Karena ketika duduk bersamamu, aku selalu tahu bahwa kau mungkin akan membicarakan hal-hal yang pernah kubaca atau kuketahui entah dari mana. tapi sesederhana ucapan-ucapanmu, sesederhana itu pula aku kembali kerasukan makna-maknanya, yang seolah baru kutemukan hanya ketika bersamamu.
Karena, kau, rabithahmu, keikhlasanmu, konsistensi, pengabdian, dan kedewasaanmu,
Karena itu saja, aku sudah mampu untuk selalu merindukanmu.
dan itu, belum semua tentangmu.

semoga denting-denting ini akan terus seirama, dan jarak menjadi kehilangan arti bagi hati-hati yang selalu merekat lekat.

 
Leave a comment

Posted by on July 6, 2012 in Cerita Kata

 

Tags:

the two of them

5,8 tahun.
Terhitung sejak sekitar Agustus-September 2006, akhirnya ketemu lagiii…
>.<
\^o^/
^.^
🙂
😀

sama

Sosis Solo

dan

Lumpia Semarang

Alkisah,

Ketemu Sosis Solo di pasar-jajan-pagi-tiban, di bundaran perum Yasmin Bogor, di sebuah pagi yang cerah.

Sedangkan Lumpia Semarang ditemukan mangkal di depan swalayan Ngesti, samping terminal Baranang Siang Bogor, di suatu malam yang penuh angin.

Hm hm hmmm…
Fabiayyi alaa-i robbikumaa tukadzdzibaan..

-recomended-

 
2 Comments

Posted by on July 3, 2012 in Foody_Moody

 

Tags: ,