RSS

XX

01 Jun

Malam itu di sebuah pusat perbelanjaan

Sedang mengantri untuk membayar belanjaan. Di belakang persis ada seorang wanita, dengan rambut rebondingan, dandanan agak heboh, dan dengan suara keras memanggil suaminya yang lagi gak ngeh, tengah melihat-lihat sekeliling.
“Papa! Papa!”, suaminya tak dengar. Aku deg-degan. Firasat tak baik.
“Papa! Papa siniii!” akhirnya suaminya menoleh dan buru-buru menghampiri.
“Papa gimana sih dipanggil-panggil dari tadi! makanya jangan kemana-mana! sini tungguin antrian dulu, mama mau ada yang dibeli lagi nih!”. suaminya diem saja. saat itu memang mendekati menit-menit terakhir swalayan tersebut mau tutup.
Aku sikut-sikutan sama temen sebelah. Lempar tatapan penuh arti.

Robbana…
Sesak rasanya. Melihat seorang pemimpin keluarga diperlakukan seperti itu.
Sedih melihat akhlaq seorang istri yang seperti itu.

Ya Allah na’udzubillah min dzalik.

Sodari-sodari…harus bilang apa ya? saya belum bisa berkata apa-apa. Hanya ingin menyajikan kisah ini untuk sebuah pelajaran yang tidak untuk ditiru…

Dari Abu Sa’id al Khudriy radhiyallahu anhu, ia berkata: “Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar pada hari raya Idul Adha atau Idul Fitri menuju tempat shalat dan melalui sekelompok wanita.
Beliau bersabda,’Wahai kaum wanita bersedekahlah, sesungguhnya aku telah diperlihatkan bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka.’
Mereka bertanya,’Mengapa wahai Rasulullah?’
Beliau menjawab,’Kalian banyak melaknat dan durhaka terhadap suami. Dan tidaklah aku menyaksikan orang yang memiliki kekurangan akal dan agama yang dapat menghilangkan akal kaum laki-laki yang setia daripada salah seorang diantara kalian.
Mereka bertanya,’Apa yang dimaksud dengan kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?’
Beliau menjawab,’Bukankah kesaksian seorang wanita sama dengan separuh dari kesaksian seorang pria?’
Mereka menjawab,’Benar.’
Beliau berkata lagi,’Bukankah apabila wanita mengalami haidh maka dia tidak melakukan shalat dan puasa?’
Mereka menjawab,’Benar.’
Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berkata,’itulah (bukti) kekurangan agamanya.’ (HR. Bukhari)

“ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita.
Para shahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah, Mengapa (demikian)?”
Beliau menjawab: “Karena kekufuran mereka.”
Kemudian mereka bertanya lagi: “Apakah mereka kufur kepada Allah?”
Beliau menjawab:“Mereka kufur (durhaka) terhadap suami-suami mereka, kufur (ingkar) terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)

Bahkan bidadari pun bisa cemburu padamu…
Akankah menyia-nyiakan kesempatan?

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on June 1, 2012 in XX

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: