RSS

Monthly Archives: August 2011

mawar

Mawar orange di jendela kamarku masih bertahan. Kelopak terluarnya mulai melayu. Dan baru benar-benar kusadari bahwa bunga itu, entah yang orange, kuning, putih, merah, pink, semuanya tidak berbau harum. Kupaksakan meneteskan cologne kemarin, pada salah satu saudaranya yang berwarna putih, sampai membasah-basahi ujung jariku. Kusodorkan ke hidung orang-orang, yang sedang bercengkerama, yang sedang makan duren, yang sedang jalan, semuanya mengatakan “hmm…wangi…”. Tapi tetap saja ada yang kurang, wanginya tak alami. Maka mawar orange hasil ghanimah yang satu ini takkan kuusik-usik lagi dengan tetesan atau semprotan cologne atau apapun. Melihatnya masih hidup dan tegak berdiri sudah mampu membuatku sedikit bersemangat. Dia sudah lepas dari sumber kehidupannya, karena kesewenang-wenangan tangan-tangan yang merenggut kebebasannya. Cepat atau lambat aku akan menyaksikan kehancurannya. Memang begitu ya kalau makhluk hidup lepas dari sumbernya, tak akan bertahan lama. Terseok, tertatih, tanpa makna.
Tapi bagaimanapun aku manusia, bukan mawar. Aku masih dan harus menghubungkan diri dengan Sang Sumber yang tak pernah habis memberikan semangat dan cinta. Sepotong semangat berlapis-lapis, cake coklat berlapis selai stroberi, lalu diatasnya cake lagi, lalu jelli, lalu cake lembut, dengan hiasan krim putih-kuning yang yummy. Menikmati kebersamaan denganNya…

Hidup seperti kembali dihidupkan oleh sebuah energi luar biasa bernama masalah -yang juga luar biasa-. Skenario-Nya menghentak-hentak memaksaku “banguuuuuuun…..!!”. Kalau sudah begini,,senyum saja-lah Eye.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on August 16, 2011 in Lookinside