RSS

regret

16 Feb

bila benar bahwa perasaan itu memiliki kekuatan yang dahsyat untuk mengendalikan imaji menjadi super power yang merealisasikan mimpi-mimpi dengan menggerakkan seluruh potensi, lalu bagaimana kita dapat bicara dengan bebas tentang perasaan kita tanpa menimbulkan efek yang begitu besar yang mempengaruhi kita dan juga orang lain?

seberapa besar kita tlah digerakkan oleh perasaan-perasaan kita? menjadi seseorang yang menurutinya sekaligus menjadikannya kekuatan dalam menganalisis masalah-masalah kehidupan.

karena perasaan itu bisa berubah menjadi apapun : semangat, kesadaran tanpa kebangkitan, dugaan-dugaan pembenaran, lari yang begitu kencang, gerakan jari-jari untuk mengirim pesan dan bertanya dan ‘meneror’, atau sekadar tulisan-tulisan tentang rencana masa depan. lalu makhluk macam apa perasaan itu?

aku bingung bagaimana untuk membuatmu mengerti bahwa satu hal yang terlarang itu ya sudahlah tetap terlarang. dan menjauhinya saat ini menjadi hal yang begitu penting untukku, engkau, dan kita yang memegang norma Ilahiyah. percayalah menjadi zero itu menyenangkan, tanpa berusaha menghilangkan kekuatan perasaan itu sendiri. Suatu hari, kau pasti akan mengerti kenapa aku berbuat begini.

Zerobase. Sampai saat ketika jiwa ini menemukan penentramnya. Karena setiap jiwa akan menemukan penentramnya masing-masing. Tidak untuk sekarang. Karena kita tak memiliki satu hak pun untuk itu. Mengertilah. Mengertilah bahwa aku lelah untuk memahami. Harus dengan bagaimana?
Sementara misteri-misteri kejadian itu terjadi. Menjadikan bingung dan bingung. Kenapa tak terhenti juga setelah semua yang berusaha kulakukan? Kenapa tak juga mengerti?

Salahku. Semua salahku.

Itulah kenapa aku tak mau terlalu terlibat dengan terlalu banyak orang. Dan mypersonality.info itu membuktikan tentang 80% introvertku yang kupelihara hingga detik kutulis ini. menjadikan masalah ini masih menggantung dan menyisakan sesak tertahan.

Kutulis ini berharap bahwa ada yang akan membacanya dan mengerti bahwa aku tak ingin satu hal_misterius_yang_tak_bisa_aku_berbuat_apa_apa itu tak terulang lagi.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on February 16, 2010 in Cerita Kata

 

2 responses to “regret

  1. Wawan Dinawan

    February 16, 2010 at 3:23 PM

    mmm…
    introvert itu masalah bagi saya…
    karena saya tidak tahu apa yang dia pikirkan…

    saya ga bisa komentar banyak disini..
    puitis sehingga aku tak bisa membacanya dengan baik

     
  2. eye

    February 16, 2010 at 4:00 PM

    hanya kita yang paling mengerti diri kita sendiri. gapapa kalo w1 gak bisa mengerti c, cuma tulisan sekilas untuk menghilangkan beban, sekaligus berharap orang yang dituju bisa membacanya dan mengerti.
    paham kan zero base itu tentang apa?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: